7 Segment Common Pada Anoda & Katoda
Ditulis oleh: Ahmad Nafiis Billah Arief & Sismandita Nur Fallah
· Common Anoda
Sebelum masuk ke materi, kita akan menjelaskan apa itu 7 Segmen; 7
Segmen atau Seven Segment Display adalah Alat elektronik yang dapat menampilkan
angka desimal melalui kombinasi-kombinasi segmennya. Biasanya terdiri dari 7
segmen atau elemen garis dan 1 segmen titik yang menandakan "koma" decimal.
Setelah itu, kita masuk kedalam materi utama. Pada bagian ini kita
membahas apa itu Common Anoda, apa itu? Common Anoda adalah Jenis seven segment
dimana kaki anoda pada semua segmen LED terhubung menjadi satu pin. Karena itu,
seven segment dengan common anoda akan aktif jika diberi logika rendah (0). Nah
karena itulah prinsip kerja yang terjadi adalah sebagai berikut:
1) Aktivitas Logika
Logika Rendah (0); Untuk membuat
seven segment common anoda menyala, Anda perlu memberikan logika rendah (0)
pada pin control. Hal ini karena kaki anoda telah terhubung bersama-sama dan
hanya perlu diberi tegangan positif untuk menyala.
2) Hubungan Pin
Pin Kontrol; Pin kontrol
pada seven segment common anoda bertindak sebagai input untuk masing-masing
kaki katoda. Ketika pin ini diberi logika rendah (0), maka LED akan menyala.
3) Arus Listrik
Tegangan Positif: Kaki anoda yang
terhubung bersama-sama akan diberikan tegangan positif (+VCC). Saat pin control
diberi logika rendah, arus listrik akan mengalir melalui kaki anoda menuju kaki
katoda, menyebabkan LED menyala.
Konfigurasi Common Anoda dengan beberapa kondisi dan yang menjadi
perbedaan terhadap Common Katoda. Beberapa definisi yang bisa dijelaskan adalah
pertama yaitu konfigurasi. Semua kutub anoda (positif) dari LED dalam seven
segmen disatukan secara paralel dan dihubungkan ke VCC. Sementara itu, kaki
kutub katoda (negatif) LED dihubungkan melalui resistansi pembatas arus keluar
dari penggerak LED. Selanjutnya dalam situasi dalam kondisi aktif. Common anoda
berada pada kondisi aktif low, artinya LED akan menyala jika diberi logika
rendah (0) atau grounding.
Selanjutnya membahas tentang rangkaian resistornya. Rangkaian resistor
pada Common Anoda terdapat Pada 7 segmen common anoda, resistor digunakan untuk
membatasi arus keluar dari penggerak LED ke masing-masing segmen individu.
Resistors ini dihubungkan langsung ke kaki katoda (negatif) LED, sehingga
mereka berfungsi sebagai pembatas arus untuk mencegah overcurrent dan
meningkatkan efisiensi energi.
Kompatibilitas IC dan Driver yang digunakan oleh Common Anoda Biasanya digunakan dengan IC atau driver yang memiliki keluaran aktif
rendah, seperti IC 7447. Jika sistem Anda menggunakan banyak komponen digital
yang bekerja dengan logika rendah, penggunaan common anoda bisa lebih efisien.
Contoh contoh penerapan
sehari hari dalam jenis common anoda adalah dari sebuah timer. seven segment
display jenis common anoda dalam sebuah timer
melibatkan beberapa langkah dan komponen yang saling berinteraksi. Rincian
penggunaannya adalah sebagai berikut:
1. Prinsip Dasar
Common Anoda: Pada tipe ini, semua kutub anoda (positif) dari LED dalam
seven segment disatukan dan dihubungkan ke sumber tegangan positif (VCC).
Segmen-segmen akan menyala ketika kaki katoda (negatif) diberi logika rendah
(0) atau dihubungkan ke ground.
2. Rangkaian Dasar
Pengaturan Rangkaian: Rangkaian timer biasanya terdiri dari komponen
seperti resistor untuk membatasi arus, mikrokontroler atau timer IC (seperti
NE555), dan seven segment display itu sendiri. Resistor dihubungkan ke
masing-masing segmen LED untuk mencegah arus berlebih yang dapat merusak LED.
3. Mengatur Waktu
Mikrokontroler: Mikrokontroler mengatur waktu dengan menggunakan timer
internal atau eksternal. Ketika waktu tertentu tercapai, mikrokontroler akan
mengeluarkan sinyal untuk menyalakan segmen-segmen tertentu pada display.
Logika Aktif Rendah: Untuk menyalakan segmen, mikrokontroler memberikan
logika rendah (0) pada pin kontrol yang terhubung ke kaki katoda segmen
tersebut. Misalnya, jika ingin menampilkan angka "5", maka segmen A,
B, D, F, dan G perlu diaktifkan dengan memberikan sinyal rendah pada pin yang
sesuai.
4. Menampilkan Angka
Decoding Input: Jika timer menggunakan input biner untuk menentukan
angka yang ditampilkan, sinyal biner tersebut harus dikonversi menjadi sinyal
yang sesuai untuk menghidupkan segmen-segmen tertentu. Ini biasanya dilakukan
dengan menggunakan decoder biner ke 7 segment (seperti IC 7447), yang mengubah
input biner menjadi output untuk setiap segmen.
5. Contoh Implementasi
Misalkan Anda ingin membuat timer yang menghitung mundur dari 10 detik:
Mikrokontroler mulai menghitung mundur.
Setiap detik, mikrokontroler mengupdate tampilan dengan angka yang
sesuai.
Ketika angka berubah, mikrokontroler memberikan logika rendah pada pin
kontrol segmen yang harus menyala untuk menampilkan angka tersebut.
6. Kelebihan Common Anoda dalam Timer
Simplicity in Control: Desain rangkaian yang lebih sederhana ketika
menggunakan logika aktif rendah, karena banyak komponen digital dirancang untuk
bekerja dengan sinyal negatif.
Penghematan Energi: Dalam beberapa aplikasi, penggunaan common anoda
dapat membantu dalam penghematan energi karena hanya segmen-segmen yang
diperlukan saja yang diaktifkan.
Tabel kebenaran yang ada pada common
anoda adalah sebagai berikut:
|
Digit |
A |
B |
C |
D |
E |
F |
G |
|
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
1 |
|
1 |
1 |
0 |
0 |
1 |
1 |
1 |
1 |
|
2 |
0 |
0 |
1 |
0 |
0 |
1 |
0 |
|
3 |
0 |
0 |
0 |
0 |
1 |
1 |
0 |
|
4 |
1 |
0 |
0 |
1 |
1 |
0 |
0 |
|
5 |
0 |
1 |
0 |
0 |
1 |
0 |
0 |
|
6 |
0 |
1 |
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
|
7 |
0 |
0 |
0 |
1 |
1 |
1 |
1 |
|
8 |
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
0 |
|
9 |
0 |
0 |
0 |
0 |
1 |
0 |
0 |
Pada tabel ini:
- 0 berarti segment menyala (aktif),
- 1 berarti segment mati (non-aktif).
Misalnya, untuk menampilkan angka 0, semua segment kecuali g harus menyala.
·
Common Katoda
Common katoda adalah sebuah jenis display yang paling sering digunakan.
Dimana common katoda memiliki 7 buah batang LED yang tersusun membentuk sebuah
angka 8. Pada setiap batang LED nya diberikan sebuah label yaitu a, b, c, d, e,
f, g dan setiap pin pada LED nya disambung / dihubungkan. Secara Bersama – sama
untuk membentuk sebuah pin common katoda. Dalam tampilan common cathode, semua
koneksi katoda dari segmen disambungkan ke logika "0" atau ground.
Segmen individu akan menyala dengan penerapan sinyal "HIGH" atau
logika "1" melalui resistor pembatas arus untuk meneruskan bias
terminal dari Anoda.
Berikut adalah struktur pin dari 7 segmen
common katoda:
1. Pin common katoda : Dimana semua pin
katoda LED 7 segment dihubungkan secara berrsama – sama
2. Pin individu : Dimana setiap pin LED
( a – g ) dapat diaktifkan dengan cara memberikan logika tinggi ( 1 )
·
Fungsi 7 Segment
1.
Kalkulator
Display hasil pada Kalkulator menggunakan 7 segmen untuk
menampilkan hasil perhitungan akhir. Angka-angka desimal dari 0 hingga 9 dapat
ditampilkan menggunakan kombinasi aktivasiasi LED 7 segmen.
2.
Jam digital
jam digital biasanya menggunakan komponen 7 segmen untuk
menampilkan jam, menit, dan detik. Setiap digit waktu yang ada dibuat dari
kombinasi aktivasiasi LED 7 segmen yang sesuai. Dimana setiap digit waktu
diaktifkan dengan memberikan logika tinggi (1) pada pin anoda masing-masing
segmen pada jenis common cathode, atau logika rendah (0) pada jenis common
anode.
3.
Papan Skor
Papan skor digital menggunakan 7 segmen untuk menampilkan
skor yang berkembang selama pertandingan olahraga. Angka-angka desimal dari 0
hingga 99 dapat ditampilkan menggunakan kombinasi aktivasiasi LED 7 segmen yang
sesuai.
·
Berikut adalah table kebenaran dari 7 segment display
Penjelasan :
v A, B, C, D, E, F, G: Mewakili masing-masing segmen dari
LED pada Seven Segment Display.
v Nilai "1": Menandakan bahwa segmen tersebut
aktif (dinyalakan).
v Nilai "0": Menandakan bahwa segmen tersebut
tidak aktif (dimatikan).




Comments
Post a Comment